Mau Beli Rumah Tipe 30/60? Perhatikan 8 Hal ini

Anda berniat membeli rumah tipe 30, apakah anda sudah benar-benar mempertimbangkan dengan baik?. Setelah saya mendengar pengalaman-pengalaman banyak orang yang sudah pernah membeli rumah tipe 30, saya menyimpulkan ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum anda membeli rumah dengan tipe ini.

  1. Perbedaan tipe 30 dengan tipe diatas dan dibawahnya
  2. Funfsi ruang yang Saling Mengganggu pada bagian tengah Rumah
  3. Masaah yang akan muncul di usai pernikahan 10 tahun keatas
  4. Lebih baik membeli rumah Tipe 36 sedari awal walau lebih mahal
  5. Yang bisa dilakukan jika terlanjur membeli rumah tipe 30
  6. Siapakah pembeli yang cocok untuk rumah tipe 30?
  7. Memilih rumah tipe 30 yang terbaik untuk investasi
  8. Bagaimana jika membeli rumah tipe 30 untuk diperbesar di kemudian hari

Untuk mempelajari pertimbangan-pertimbangan tersebut lebih detail, anda dapat membaca penjelasan dibawah ini.


1. Apa Saja Yang Dimiliki Rumah Tipe 30

Rumah tipe 30 adalah rumah yang memiliki luasan 30 meter persegi. Rumah tipe ini memiliki 2 kamar dengan 1 kamar mandi. Biasanya untuk kamar pada tipe rumah ini memiliki dimensi yang cukup, yaitu 3 meter kali 3 meter untuk setiap kamarnya. Kekuranganya ada pada bagian tengah yaitu ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur.

Gambar diatas adalah contoh denah rumah tipe 30. Dapat anda lihat pada bagian tengah ruangan yaitu ruang tamu, ruang keluarga tidak memiliki sekat sehingga rumah akan terasa sempit.


2. Zonasi yang Terganggu pada Bagian Tengah Rumah Tipe 30

Seperti yang anda lihat pada gambar denah tipe 30 di poin sebelumnya, bagian tengah rumah yang saling terhubung tanpa ada sekat yang berarti ini memberikan dampak kepada terganggunya Zonasi.

Zonasi adalah pembagian dan pemisahan antara zona publik, semi publik, serta private..

Zona publik pada rumah tinggal terdapat pada ruang tamu, sehingga ketika anda menerima tamu yang perlu dipastikan adalah tamu yang ada tidak terganggu dengan kegiatan di dalam rumah serta penghuni rumah pun tidak terganggu dengan kedatangan rumah.

Zona semi publik terdapat pada ruang kaluarga, dapur dan ruang makan, Pada ruang-ruang ini aktifitas sebagian besar dilakukan penghuni rumah untuk dapat berinteraksi antara satu dengan yang lainya. Ruangan-ruangan pada zona in biasanya digunakanuntuk berkumpul bersama.

Masalah utama akan terjadi manakala selang berjalanya waktu ketika anak sudah mulai beranjak besar dan semakin butuh tempat berkumpul keluarga namun sering terganggu dengan kedatangan tamu ke rumah.

3. Masalah yang akan muncul di usia pernikahan 10 tahun keatas

Masalah zonasi ini tidak akan terasa oleh penghuni rumah apabila penghuni rumah masih belum menikah atau berada di tahap awal pernikahan. Masalah terganggunya zona semi public (tempat kumpul kelaurga) akan mulai terasa manakala sudah diatas 10 tahun pernikahan yaitu disaat kerabat datang kerumah, teman kerja datang ke rumah, atau orang tua mampir ke rumah

Karena ruang keluarga dan ruang tamu bergabung, maka kegiatan interaksi antar keluarga harus dihentikan dan anak -anak akan memilih untuk ke kamar di saat kedatangan tamu.

Permasalaha zonasi ini tidak terasa saat masih belum menikah karena tidak perlu adanya tata krama dalam pertemanan namun beda sekali ketika sudah berkeluarga dan usia pernikahan sudah diatas 10 tahun.

Pada akhirnya penghuni rumah akan mulai merasakan kebutuhan untuk memperbesar rumah atau pindah ke rumah yang lebih besar karena merasa tidak nyaman dengan rumah tipe 30 yang ditempati.

Kamar yang menghadap ruang tamu juga akan membuat penghuni tidak nyaman, karena setiap kali penghuni keluar masuk kamar tidur, tamu dapat secara sengaja atau tidak sengaja melihat bagain dalam isi kamar.


4. Alasan Lebih baik memilih rumah tipe 36 sedari awal biarpun lebih mahal

Rumah tipe 36 tidak jauh berbeda dengan rumah tipe 30 dari jumlah kamar dan luas kamarnya. Sedikit ada perbedaan pada bagian ruang tengah, namun perbedaan sedikit ini yang menjadikan rumah tipe 36 jauh lebih baik daripada rumah tipe 30. Perbedaan tersebut ialah berbeda pada bagian ruang tengahnya.

Pada gambar diatas dapat kita lihat bagaimana rumah tipe 36 memiliki sekat yang baik antara satu ruang dengan ruang lainya. Namun yang bisa dipastikan kita dapat memberikan sekat pada ruang tamu sehingga keluarga akan bebas untuk melakukan kegiatan di ruang keluarga maupun dapur.

Ditambah menjual rumah yang sudah lama untuk pindah ke rumah baru bukanlah perkara mudah. Kondisi finansial bisa jadi faktor utama orang bertahan pada rumah yang lama. Namun ada pula kondisi psikologis seperti pindah ke tempat baru dan meninggalkan kenangan di rumah yang lama bisa jadi jauh lebih berat dibandingkan alasan finansial dan kemampuan.


5. Yang bisa dilakukan jika sudah terlanjur membeli rumah tipe 30

Kira kira apa yang akan anda lakukan jika sudah terlanjur membeli rumah tipe 30? yang jelas anda perlu memisahkan zonasi ruang tanpa membuat rumah terasa semakin sempit.

Tidak banyak hal yang bisa kita lakukan untuk ruang tamu, ruang keluarga, serta ruang makan dalam satu ruangan kecil. Yang bisa kita maksimalkan adalah dengan meminimalisir furniture yang digunakan dalam ruang tersebut.

Ruang tamu konsep Lesehan adalah salah satu pilihan terbaik.

Sedangkan untuk bagian dapur akan sangat buruk sekali jika Dapur berada satu ruangan dengan Ruang Tamu dan Ruang keluarga, apalagi luasanya yang hanya 3 meter x 3 meter.

Pisahkan Dapur ke Bagian Luar adalah suatu keharusan

Gambar diatas adalah perbandingan antara rumah tipe 30 dengan dapur di dalam ruang dan dapur di luar.

Pada Gambar pertama terasa sangat krodit sekali dengan ruang yang hanya berluaskan 3 meter x 3 meter harus bisa digunakan sebagai ruang tamu, ruang keluarga, dan dapur. Pada gambar kedua bisa dilihat terasa lebih lega dan lapang pada ruang tamu dan keluarga.

Jika takut perabotan masak akan kehujanan anda bisa melengkapi dapur anda dengan teras yang baik serta kanopi hingga 2 meteran.


6. Siapakah pembeli yang cocok untuk rumah tipe 30?

Tentunya setiap produk memiliki pembeli yang tepat, begitu juga dengan rumah tipe 30.

Rumah tipe 30 tidak saya sarankan kepada keluarga baru yang ingin membeli rumah dan menetap di rumah tersebut untuk jangka panjang, karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya akan muncul ketidaknyamanan di kemudian hari.

Lalu siapakah kira kira pembeli yang tepat untuk rumah tipe 30?

Rumah tipe 30 biasanya diburu dan dicari oleh para investor yang ingin mencari rumah untuk disewakan, karena rumah ini adalah rumah dengan 2 kamar termurah. Jarak harga untuk tipe 30 dan tipe 36 rata rata di pasaran Jogja Jateng adalah 40-50 jutaan.

Investor lebih memilih tipe 30 dengan alasan harga termurah dan harga sewa antara tipe 30 dan tipe 36 tidak terlalu jauh.

Rumah tipe 30 bisa di kontrakkan untuk dapat disewa untuk keluarga baru ataupun para pekerja yang mencari kontrakan yang murah untuk ditinggali sementara waktu. Tipe yang cukup ideal untuk diewakan.


7. Cara memilih rumah tipe 30 yang terbaik Untuk Investasi

Ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan saat ingin membeli rumah tipe 30 untuk investasi, seperti lokasi, harga, desain, dan lain sebagainya. Ada fenomena unik yang saya temukan sebagai agen properti, bahwa sebagain investor mencari rumah yang murah dan tidak peduli dengan lokasi dari rumah tersebut dan hanya berfokus pada harga.

Investor cerdas tentunya memahami bahwa harga memang menjadi faktor besar dalam mengambil keputusan manakah perumahan yang akan diambil, tapi lokasi adalah faktor yang memiliki peran paling penting.

Rumah di lokasi yang tepat untuk market atau penyewa yang tepat. Contoh kasus di salah satu kampus yang terkenal di Semarang kampus UNDIP, ada dua perumahan yang menjual tipe 30.

Satunya memiliki lokasi yang tidak jauh dari UNDIP yaitu hanya berkisar 10-15 menit, dengan harga yang ditawarkan untuk unit tipe 30 adalah 400 juta.

Kira-kira rumah manakah yang anda ambil?

Untuk rumah pertama anda akan memiliki dua jenis keuntungan, yaitu Passive income dan capital gain. Anda bisa menyewakanya untuk harga yang cukup , dengan menyewakan atau mengkontrakkan perumahan tersebut kepada mahasiswa, karyawan, maupun dosen kampus UNDIP. Harganya pun akan mengalami kenaikan seiring waktu dengan kenaikan capital gain.

Kalau saya merekomendasikan ke investor, saya akan merekomendasikan rumah pertama walaupun harganya dua kali lipat dibadingkan rumah kedua. Karena rumah pertama sudah jelas-jelas jauh lebih mudah dalam mencari penyewa terutama dari kampus UNDIP. Untuk dijual dalam jangka dekat juga bisa dan jelas harganya akan naik karena lingkungan sekitarnya sudah terbangun dengan baik.

Perumahan kedua memiliki lokasi yang terpelosok sehingga kemungkinan besar akan lebih sulit untuk mencari penyewa dari rumah yang sudah dibeli. Jika mengambil untung hanya dari kenaikan harga rumah maka dibutuhkan waktu yang cukup panjang sekitar 10 tahun. Untuk jangka pendek seperti dijual 5 tahunan masih sulit untuk mencari untung.


8. Bagaimana jika membeli rumah tipe 30 untuk diperbesar di kemudian hari

Rumah dengan tipe rumah kecil seperti tipe 30 biasanya juga memiliki tanah yang kecil. Developer memiliki kecenderungan untuk memaksimalkan luas tanah untuk menaikkan harga jual dan meningkatkan keuntungan yang dimlikinya.

Dengan tanah yang sudah kecil tersebut, maka akan sulit sekali untuk memperbesar rumah atau bahkan menambah jumlah kamar.

Maka ide untuk membeli rumah kecil lalu memperbesarnya di kemudian hari sangat kecil sekali terjadi untuk rumah dengan tipe 30. Itulah alasan banyak keluarga yang ingin segera mencari rumah lagi setelah anak-anak sudah mulai besar minimal untuk pindah ke rumah tipe 36, karena hampir tidak mudah untuk memperbesar bagian tengah rumah atau pun menambah jumlah kamarnya.

Salah satu usaha yang masih sangat mungkin dilakukan jika kondisi lahan dan posisi rumahnya pun memungkinkan, adalah menggeser bagian dapur semakin ke belakang dengan membuat lantai dan atap baru para bagian belakang rumah.


Kesimpulan:

  1. Rumah tipe 30 tidak saya rekomendasikan bagi anda yang ingin membeli rumah pertama
  2. Jika ingin membeli rumah pertama lebih baik membeli rumah tipe 36, jika uang belum cukup lebih baik untuk menabung terlebih dahulu daripada memaksakan membeli rumah tipe 30.
  3. Tipe 30 sangat cocok untuk investasi dan nantinya disewakan
  4. Untuk memaksimalkan keuntungan carilah tipe 30 yang lokasinya dekat dengan pusat keramaian agar mudah cari penyewa serta harga sewanya pun kompetitif.
  5. Rumah tipe 30 yang lokasinya strategis selain mudah untuk mencari penyewa, bisa dijual dalam jangka pendek seperti 5 tahun karena harganya yang cepat naik.

Recent Posts